Musim Sulit Ferrari, Hamilton Akui Belum Fokus 2026

KBRN, Kendari : Lewis Hamilton menutup musim Formula 1 2025 dengan perasaan campur aduk. Meski berhasil mencetak poin di Grand Prix Abu Dhabi, pembalap Ferrari itu mengakui bahwa dirinya belum siap secara mental untuk langsung memikirkan musim berikutnya, setelah menjalani tahun debut yang berat bersama tim asal Maranello.

Memulai balapan dari posisi ke-16 (P16) di Sirkuit Yas Marina, Lewis Hamilton mampu menampilkan performa solid dengan strategi dua pit stop dan pilihan ban soft di awal lomba. Upaya tersebut membawanya finish di posisi kedelapan (P8), sebuah hasil yang cukup melegakan di tengah akhir pekan yang penuh tekanan.Akhir pekan Abu Dhabi sendiri tidak berjalan mulus bagi Lewis Hamilton. Insiden kecelakaan di sesi latihan bebas ketiga dan kegagalan lolos dari Q1—untuk ketiga kalinya secara beruntun—membuatnya harus bekerja ekstra keras saat balapan utama. Namun, Lewis Hamilton mengaku menikmati pertarungan saat berusaha menembus barisan depan. Ia menilai kerja tim Ferrari menjadi kunci keberhasilannya mencuri poin di tengah persaingan yang sangat rapat.Musim 2025 menjadi salah satu musim tersulit sepanjang karier Lewis Hamilton. Ekspektasi tinggi terhadap kolaborasinya dengan Ferrari tak sepenuhnya terwujud. Meski sempat menunjukkan kilas balik kejayaan lewat kemenangan Sprint Race di China, Lewis Hamilton gagal meraih satu pun podium dari 24 seri Grand Prix—sebuah catatan yang belum pernah ia alami sejak debutnya di Formula 1.Lewis Hamilton menempati posisi keenam klasemen akhir pembalap, terpaut cukup jauh dari Charles Leclerc. Ferrari sendiri harus puas mengakhiri musim di peringkat keempat klasemen konstruktor, di tengah fokus awal tim yang mulai diarahkan pada perubahan regulasi besar 2026.Menghadapi jeda musim, Lewis Hamilton menegaskan bahwa fokus utamanya bukanlah langsung menatap masa depan di lintasan. Ia memilih untuk mengambil waktu sejenak, menjauh dari hiruk pikuk F1, dan memulihkan kondisi fisik serta mentalnya. Bagi Lewis Hamilton, libur akhir tahun menjadi momen penting untuk kembali menemukan keseimbangan, sebelum kembali bersiap menghadapi tantangan baru di era berikutnya F1.

Rekomendasi Berita