Efek Sering Ganti Warna Rambut, Perlu Diperhatikan!

RRI.CO.ID, Kupang - Mengganti warna rambut kini menjadi tren yang semakin populer, terutama di kalangan anak muda. Mulai dari merah tembaga, platinum blonde, hingga warna pastel yang ceria, banyak orang mengekspresikan diri melalui rambutnya.

Tren ini juga sering dibagikan di media sosial seperti TikTok dan Instagram, di mana pengguna saling berbagi inspirasi warna rambut terbaru. Namun, kebiasaan mengganti warna rambut terlalu sering ternyata memiliki risiko bagi kesehatan rambut dan kulit kepala.

Menurut para ahli kecantikan, proses pewarnaan yang melibatkan bahan kimia, khususnya bleaching atau pemutih, bisa membuat batang rambut menjadi rapuh, mudah patah, dan bercabang. Protein alami rambut yang berfungsi menjaga kekuatan dan kelembapan rambut bisa berkurang, sehingga rambut tampak kering dan kusam.

Selain kerusakan rambut, kulit kepala juga berisiko mengalami iritasi. Penggunaan pewarna yang terlalu sering dapat menimbulkan alergi, kemerahan, gatal, hingga peradangan ringan. Karena itu, para ahli menyarankan agar setiap sesi pewarnaan dilakukan dengan jeda minimal 4–6 minggu.

Selain itu, rutin menggunakan masker rambut, conditioner, dan vitamin rambut bisa membantu meminimalkan kerusakan dan menjaga kelembapan rambut. Meski begitu, tren warna rambut tetap diminati banyak orang, terutama generasi muda, karena dianggap sebagai cara mengekspresikan kepribadian dan meningkatkan rasa percaya diri.

Psikolog menambahkan, pewarnaan rambut tidak sekadar soal penampilan, tapi juga bisa memengaruhi mood dan energi positif seseorang. Tidak hanya untuk individu, salon kecantikan juga melihat tren ini sebagai peluang bisnis baru.

Banyak salon kini menawarkan paket pewarnaan rambut sesuai gaya atau tren tertentu, bahkan ada yang mengikuti konsep warna rambut sesuai zodiak yang sedang viral di media sosial. Namun, keseimbangan antara gaya dan kesehatan tetap menjadi kunci.

Penggemar rambut warna-warni disarankan untuk tetap memilih bahan pewarna profesional, tidak terlalu sering mengganti warna, dan rutin melakukan perawatan rambut. Dengan cara ini, penampilan bisa tetap stylish tanpa mengorbankan kesehatan rambut dan kulit kepala. (TT)

Rekomendasi Berita