Risiko Kerusakan Mobil Jika Lama Tidak Digunakan
- by Daten Radja Haba
- Editor Aloysius Tani
- 8 Des 2025
- Kupang
KBRN, Kupang: Mobil yang jarang digunakan sering kali dianggap tetap aman karena tidak mengalami keausan di jalan. Padahal, kondisi sebaliknya justru bisa terjadi.
Saat mobil terlalu lama parkir tanpa dijalankan, beberapa komponen penting dapat mengalami penurunan fungsi sehingga menimbulkan risiko kerusakan yang tidak disadari oleh pemiliknya. Dilansir dari laman auto2000.id, salah satu masalah yang paling sering terjadi adalah aki lemah atau mati total.
Tanpa adanya proses pengisian ulang dari alternator, daya aki akan terus berkurang seiring waktu. Akibatnya, mobil sulit dinyalakan dan membutuhkan perawatan khusus sebelum kembali digunakan.
Selain aki, ban juga bisa bermasalah karena tekanan angin menurun dan permukaan ban mengalami flat spot. Bagian mesin pun tidak luput dari risiko kerusakan.
Oli yang tidak bersirkulasi dapat mengendap dan kehilangan kualitas pelumasnya. Kondisi ini dapat memicu gesekan berlebih pada komponen mesin saat mobil akhirnya dinyalakan kembali.
Selain itu, bahan bakar yang lama mengendap dapat menimbulkan kerak pada sistem injeksi atau karburator. Sistem rem juga bisa mengalami penurunan performa.
Jika mobil terlalu lama terparkir, khususnya di area lembap, piringan rem dapat berkarat dan membuat pengereman terasa tidak optimal. Selang dan karet pada bagian rem pun berpotensi mengeras, sehingga perlu dicek sebelum kembali berkendara.
Agar kerusakan tersebut tidak terjadi, mobil sebaiknya tetap dijalankan secara berkala meskipun jarang dipakai. Panaskan mesin dan lakukan pergerakan ringan untuk memastikan seluruh komponen tetap berfungsi baik.
Dengan perawatan sederhana dan konsisten, mobil akan tetap dalam kondisi prima saat dibutuhkan kembali di jalan. (Daten)