Penggunaan Bahasa Dalam Slogan Anti Korupsi

KBRN,Madiun : Berbahasa adalah proses penyampaian gagasan, pikiran, ide, perasaan, pendapat yang diharapkan dapat dipahami oleh mitra tutur dengan tepat seperti yang diinginkan oleh penutur. Pada 9 Desember kita memperingati Hari Antikorupsi Sedunia yang sudah dicanangkan sejak 2003. Hal ini terjadi karena korupsi merupakan kejahatan luar biasa (

the extraordinary crime). Slogan antikorupsi banyak dibuat dan kadang hanya sebatas sloganyang layak untuk dibahas dalam Ngobras malam hari ini.

“Kita tahu bahwa korupsi merupakan kejahatan yang saya bisa sebut extraordinary crime. Maka kita tanamkan dalam hati kita bahwa anti korupsi bukan hanya sekedar tulisan tetapi bisa dilakukan sebagai pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari”. Dikatakan Dra. Agnes Adhani,M.Hum Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia UKWMS Kampus Kota Madiun saat menjadi narasumber di Program Ngobras PRO 1 RRI Madiun

Slogan anti korupsi yang paling melekat dalam pikiran kita adalah “Berani jujur hebat” yang digunakan pada kampanye Hari Antikorupsi pada tahun 2011 dan “Katakan tidak pada korupsi” sebagai

tagline Partai Demokrat pada pemilu 2014 yang tidak lama kemudian tokoh partai tersebut terciduk dalam kasus korupsi. Berikut beberapa slogan antikorupsi lainnya.

1. Berantas korupsi! Selamatkan bangsa.

2. Stop Korupsi (2017)

3. Maju lawan korupsi (2019)

4. Satukan aksi, basmi korupsi (tema Harkordia 2025).

5. Ayo bertindak, lapor korupsi.

6. Lawan korupsi. Say no to korupsi

7. Stop korupsi! Selamatkan negeri!

8. Berani jujur. Selain itu ada slogan yang cenderung ditampilkan dalam bentuk poster seperti

9. Bertindak lawan korupsi, jangan memberi: melayani anda adalah tugas kami. Mari awasi dan laporkan semua bentuk korupsi tanpa pandang bulu demi kelangsungan negeri ini.

10. Sedikit atau banyak tetap saja namanya korupsi, mari buang jauh-jauh perilaku koruptif.

11. Korupsi berasal dari hal-hal kecil jangan biarkan ia tumbuh besar.

12. Stop korupsi dapat dimulai dari diri sendiri dan hal sederhana.

13.Hidup sukses hidup tanpa korupsi.

14.Buanglah koruptor pada tempatnya.

15.Indonesia keren tanpa korupsi. Terdapat juga beberapa bentuk nasihat bagi kaum muda dalam kerangka kampanye antikorupsi:

16. Jangan rusak masa depan kami, berantas korupsi, hukum koruptor.

17. Tidak mencontek berarti ikut memberantas korupsi.

18. Cegah korupsi dari diri sendiri, saatnya generasi muda peduli.

19. Belajarlah bersikap jujur agar tidak menjadi koruptor.

20. Anak muda antikorupsi.

21. Stop berbohong stop korupsi. Selain itu ditemukan bentuk sindiran yang cukup menohok, melihat penanganan kasus korupsi yang kurang sungguh-sungguh, seperti

22. Nasib koruptor: hukum Islam potong tangan, hukun di sini potong tahanan

23. Berani jujur pecat.24. Jujur ajur.

25. Mari korupsi berjamaah

26.Korupsi itu seperti makan kerupuk, semakin banyak dimakan, semakin merasa lapar!"

27."Koruptor lebih cepat membubarkan rupiah daripada cinta!"

28."Kalau korupsi merupakan olahraga, pasti Indonesia sudah meraih medali emas setiap tahun!"

29."Koruptor seperti tikus, selalu mencari celah untuk menyelamatkan diri!"

30."Jangan biarkan korupsi merajalela, nanti makanan pun bisa dimakan korupsi!"

31."Korupsi lebih sulit ditegakan daripada diet!"

32."Koruptor itu seperti cendol, ada tapi ga keliatan!"

33."Korupsi membuat dompet kering, lebih parah daripada bingung cari jodoh!"

34. "Korupsi itu seperti hantu, seringkali terlihat tetapi sulit ditangkap!"

35."Masa depan tanpa korupsi, lebih cerah daripada pantai di Bali!"

Penggunaan bahasa dalam slogan antikorupsi merupakan variasi penggunaan bahasa

yang khas. Semoga isi slogan bukan hanya omong kosong atau l

ip service, melainkan

sungguh-sungguh dapat mencegah dan meminimalkan perilaku korupsi dimulai dari diri

sendiri dan sekarang juga. Mari kita gunakan bahasa Indonesia sebagai pengembang akal budi dan membina kerja sama dengan baik, benar, dan santun, termasuk untuk mencegah korupsi dan mendukung gerakan antikorupsi.

Rekomendasi Berita