Transformasi Transportasi Digital Ubah Mobilitas Masyarakat Sulsel

RRI.CO.ID, Makassar - Transformasi transportasi membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan. Perubahan ini tidak hanya menyangkut alat transportasi, tetapi juga pola mobilitas dan cara masyarakat mengakses layanan di jalan raya.

Hal tersebut mengemuka dalam Program

Apresiasi Budaya Lokal yang disiarkan Pro 4 RRI Makassar, Senin, 12 Januari 2026. Hadir sebagai narasumber, Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin, Dr. Sumarlin Rengko Hr, S.S., M.Hum, yang dipandu oleh Richard Ferdinand.

Dr. Sumarlin menjelaskan bahwa sekitar dua puluh tahun lalu, masyarakat masih sangat lekat dengan transportasi konvensional seperti pete-pete. Meski saat itu sudah tersedia layanan transportasi yang dapat diakses melalui telepon, seperti taksi, masyarakat tetap memilih moda transportasi yang paling dekat dan terjangkau dalam kehidupan sehari-hari.

โ€œPete-pete menjadi pilihan utama karena kedekatannya dengan masyarakat. Ada juga moda transportasi lain yang digerakkan oleh tenaga manusia atau mesin sederhana,โ€ ujarnya.

Seiring waktu, muncul transportasi berkapasitas kecil seperti bentor atau becak motor yang hanya mampu mengangkut satu hingga dua penumpang. Menurut Dr. Sumarlin, perkembangan paling signifikan terjadi ketika moda transportasi tersebut mulai terintegrasi dengan layanan digital.


Rekomendasi Berita