Wali Kota Pasuruan Sidak Ketertiban Pasar Besar dan Stasiun

KBRN, Pasuruan : Pemerintah Kota Pasuruan mempertegas komitmennya dalam mewujudkan lingkungan kota yang tertib, indah, dan nyaman. Mengawali agenda awal tahun, Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) serta pemantauan Pasar Besar dan kawasan Stasiun Kota Pasuruan, pada Senin (5/1/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi oleh Wakil Wali Kota M. Nawawi, Sekretaris Daerah, serta jajaran Kepala OPD terkait, termasuk Plt. Kepala Disperindag, Kasatpol PP, dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Pasuruan.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan konsistensi penataan dan penertiban Pasar Besar dan Stasiun yang telah dilakukan sebelumnya tetap terjaga dengan baik. Mas Adi menekankan bahwa pasca-penertiban dan penataan, tanggung jawab utama pemerintah dan masyarakat saat ini adalah merawat serta mengawal hasil tersebut secara berkelanjutan.

"Karena lokasi ini sudah ditertibkan, tugas utama kita sekarang adalah merawat dan mengawalnya agar apa yang sudah berjalan tetap terlaksana dengan baik," ungkap Mas Adi.

Kegiatan diawali dengan menyusuri area dalam Pasar Besar, di mana Wali Kota memantau kondisi serta berdialog langsung dengan para pedagang untuk menyerap aspirasi.

Selain itu, rombongan juga meninjau gedung pasar yang baru saja rampung dibangun. Dikatakan Mas Adi, saat ini Pemkot sedang menyusun skema fasilitasi tempat agar para pedagang dapat segera memanfaatkan fasilitas baru tersebut.

"Penataan ke depan akan seiring dengan upaya fasilitasi tempat yang sudah selesai dibangun. Kami sedang susun bagaimana pedagang bisa segera memanfaatkan fasilitas tersebut," imbuhnya.

Lebih lanjut, Mas Adi mengingatkan bahwa keberhasilan penataan kota memerlukan kesadaran bersama, terutama dalam menjaga kebersihan dan kepatuhan terhadap aturan. Ia menegaskan tidak akan ada kompromi bagi oknum yang melanggar aturan seperti berjualan di trotoar.

"Kesadaran pedagang sangat diperlukan, termasuk dalam hal kebersihan. Bagi yang masih berjualan di atas trotoar, jangan menunggu kami melakukan penertiban karena tidak akan ada kompromi. Lebih baik jika aturannya memang dilarang, maka jangan dilakukan," tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Wali Kota Pasuruan, M. Nawawi menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat termasuk pedagang dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Menurutnya, sinergi ini sangat penting karena pemerintah tidak mungkin menangani semua hal sendirian tanpa dukungan kesadaran bersama.

"Harapan ke depan, pedagang harus mampu menjaga lingkungannya sendiri. Kesadaran pedagang untuk menjaga kebersihan dan ketertiban sangat penting, untuk mewujudkan lingkungan pasar yang tertata dengan baik sehingga masyarakat juga akan merasa nyaman ketika berkunjung," tandasnya. (Firman)

Rekomendasi Berita