Pemda Malinau Arahkan ADD Prioritas ke Program Inovasi
- by Ading Reflin
- Editor Andi Muhammad Rizal
- 15 Jan 2026
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau - Pemda Malinau mengarahkan Alokasi Dana Desa pada program inovasi daerah. Hal ini menjawab keresahan di tingkat desa terkait prioritas penggunaan di tengah penyusutan anggaran tahun ini.
ADD turun sekitar 30 hingga 40 persen dari tahun sebelumnya. Pemda Malinau mengarahkan ADD bagi lima program inovasi daerah, yakni Smart Government (SAGET), Pertanian Sehat (PESAT), Wajib Belajar Malinau Maju, Desa Sarjana Unggul, dan Milenial Mandiri.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Malinau, Fiteriady menegaskan, ADD diprioritaskan untuk menopang lima program inovasi tersebut.
“Meski anggaran turun, ADD tetap kami arahkan untuk program inovasi daerah. Tujuannya agar kegiatan desa tetap berjalan,” ujar Fiteriady, Kamis (15/1/2026) di Kantor Bupati.
Pada saat yang sama, Fiteriady juga mengingatkan desa untuk menyelaraskan prioritas Dana Desa dengan kebijakan pusat.
“Ini menjadi warning bagi desa-desa agar, pertama fokus pada program strategis nasional, karena pemerintah pusat akan melihat itu, selaras atau tidak,” katanya.
Kedua, kata Fiter, tertib pengelolaan administrasi desa. Laporan pertanggungjawaban harus tepat waktu agar penyaluran dana tidak terhambat.
“Tahun lalu, empat puluh desa tidak menerima tahap kedua karena terlambat menyampaikan SPJ,” ungkapnya. Ia meminta desa memperbaiki tata kelola agar penyaluran tidak terkendala.
Pemda memastikan pendampingan tetap berjalan di tengah penyesuaian anggaran. Harapannya, inovasi daerah tetap tumbuh dan program nasional tetap terlaksana.