SMAN 7 Mataram Petakan Nilai Siswa Sejak Awal

RRI.CO.ID, Mataram - Pemetaan kemampuan akademik menjadi langkah awal yang ditempuh SMAN 7 Mataram dalam menyusun strategi pendidikan. Sekolah menilai pemetaan penting untuk memahami kondisi riil siswa.

Langkah ini dilakukan melalui TKA yang digelar secara berkala. Hasilnya digunakan sebagai dasar perencanaan program pembelajaran lanjutan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat SMAN 7 Mataram, Muhalim, menjelaskan bahwa pemetaan nilai bukan untuk memberi label. Tujuannya adalah membantu sekolah mengambil keputusan yang tepat.

“Pemetaan ini bukan untuk menghakimi siswa. Ini cara kami membaca kondisi awal agar program yang dibuat benar-benar sesuai kebutuhan,” jelasnya, Rabu 14 Januari 2026.

Data pemetaan kemudian dianalisis oleh tim sekolah. Dari situ terlihat siswa yang membutuhkan penguatan tambahan maupun pendampingan khusus.

Sekolah menindaklanjuti hasil tersebut dengan program pengayaan. Program dirancang fleksibel agar tidak membebani siswa.

“Kami tidak ingin siswa kelelahan. Program tambahan kami atur agar tetap seimbang dengan kegiatan belajar reguler,” ujar Muhalim.

Selain pengayaan, sekolah juga menyiapkan matrikulasi. Kegiatan ini difokuskan pada mata pelajaran yang menjadi penentu dalam seleksi perguruan tinggi.

Peran wali kelas kembali ditekankan dalam proses ini. Wali kelas diminta aktif memantau perkembangan siswa dari waktu ke waktu.

Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga konsistensi prestasi siswa. Sekolah ingin mencegah penurunan nilai secara tiba-tiba.

Muhalim menyebut keterbukaan komunikasi menjadi kunci keberhasilan program. Guru dan siswa didorong untuk saling berdiskusi.

“Kalau ada kendala, kami ingin tahu sejak awal. Dengan begitu, solusi bisa segera dicari,” katanya.

Hasil pemetaan juga menjadi bahan evaluasi internal sekolah. Program yang kurang efektif akan diperbaiki atau disesuaikan.

Dengan pemetaan yang akurat, SMAN 7 Mataram berharap strategi akademik lebih terarah. Langkah ini diyakini mampu meningkatkan kualitas pembelajaran secara menyeluruh.

Rekomendasi Berita