MGPA Perkenalkan Sirkuit Mandalika ke Promotor Asian Le Mans Series di Sepang

KBRN, Lombok Tengah: Manajemen Mandalika Grand Prix Association (MGPA) memperkenalkan Pertamina Mandalika International Circuit kepada promotor balap internasional Asian Le Mans Series (ALMS) dan GT World Challenge Asia. Kegiatan ini berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia.


Pengenalan dilakukan melalui penyerahan MGPA Yearbook 2024 dan plakat Pertamina Mandalika International Circuit. Penyerahan dilakukan langsung oleh Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, bersama Wakil Direktur Utama MGPA, Samsul Purba, kepada jajaran pimpinan Automobile Club de l’Ouest (ACO) selaku promotor Asian Le Mans Series.


Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting dunia motorsport internasional, di antaranya Stéphane Ratel, Founder dan CEO SRO Motorsport Group selaku promotor GT World Challenge Asia, serta Benjamin Franassovici, General Manager SRO Motorsport Asia. Hadir pula Frédéric Lequien, CEO Le Mans Endurance Management, dan Pierre Fillon, Presiden ACO.


Dalam kesempatan itu, MGPA memaparkan kesiapan Sirkuit Mandalika sebagai sirkuit berstandar internasional. Informasi yang disampaikan meliputi spesifikasi lintasan, standar keselamatan, fasilitas pendukung, serta pengalaman Mandalika dalam menyelenggarakan berbagai ajang balap nasional dan internasional.


Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperluas jaringan dan peluang kerja sama dengan promotor balap dunia.


“Melalui penyerahan MGPA Yearbook dan plakat Sirkuit Mandalika, kami ingin memperkenalkan Mandalika secara menyeluruh sebagai sirkuit yang siap menggelar ajang balap internasional bergengsi,” ujar Priandhi, Minggu (14/12).


Ia menambahkan, MGPA tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan event balap, tetapi juga membangun ekosistem motorsport jangka panjang yang terintegrasi dengan sektor pariwisata dan industri kreatif.


“Harapannya, kerja sama dengan ACO dan SRO dapat membuka peluang digelarnya event internasional secara berkelanjutan di Indonesia, khususnya di Mandalika,” katanya.


Rekomendasi Berita