Tanda Wiper Mobil Sudah Tidak Layak Digunakan
- by Anggi Larasati
- Editor Syahrudi, S.S.
- 17 Jan 2026
- Medan
RRI.CO.ID, Medan- Di tengah guyuran hujan deras, wiper menjadi garda terdepan yang memastikan pandangan pengemudi tetap jernih. Namun, banyak pemilik mobil yang tidak menyadari bahwa performa wiper menurun seiring waktu.
Mengingat karet wiper adalah komponen fast moving, pemahaman mengenai masa pakainya sangatlah penting. Agar anda tidak merugi akibat kaca mobil yang baret, kenali ciri-ciri wiper yang sudah tidak layak digunakan dikutip dari otomotifnet berikut ini:
1. Munculnya Suara Berdecit Yang Mengganggu
Karet wiper yang berkualitas tinggi seharusnya bekerja secara senyap. Sifat karet yang lentur memungkinkannya menyapu air dengan halus di atas permukaan kaca.
Jika anda mendengar suara kasar atau berdecit saat wiper bekerja, itu adalah indikasi kuat bahwa karet telah getas dan mengeras akibat paparan panas matahari. Karet yang keras ini bertindak seperti amplas yang berisiko menciptakan goresan permanen pada kaca mobil.
2. Sapuan Air Yang Tidak Maksimal (Pandangan Buram)
Tujuan utama wiper adalah menyapu air hingga bersih sempurna. Wiper yang masih dalam kondisi prima tidak akan meninggalkan bekas sedikit pun.
Perhatikan hasil sapuannya. Jika masih banyak menyisakan garis-garis air atau membuat kaca terlihat berkabut (buram) dari dalam kabin, artinya elastisitas karet sudah hilang.
Hal ini sangat berbahaya karena membatasi jarak pandang kalian saat menerjang hujan lebat.
3. Gerakan Wiper Yang Tersendat (Tidak Lancar)
Wiper yang sehat memiliki alur gerakan yang mulus dari kanan ke kiri tanpa hambatan. Jika gerakan wiper terasa tersendat-sendat atau tampak seperti melompat dan berhenti tiba-tiba di tengah kaca, ini menandakan permukaan karet sudah kasar.
Selain faktor usia, penumpukan debu dan kotoran yang mengerak juga bisa menjadi penyebab utama gerakan yang tidak sinkron ini.
Perawatan Rutin Sangat Direkomendasikan
Sama halnya dengan penggantian oli mesin, wiper memiliki masa pakai yang terukur. Sangat disarankan untuk mengganti karet wiper setiap 6 bulan sekali atau setiap 5.000 km.
Jangan menunggu hingga musim hujan tiba untuk mengeceknya, penggantian rutin jauh lebih murah dibandingkan biaya poles kaca atau risiko kecelakaan akibat pandangan yang terganggu.