Waspada Makanan dan Minuman Pemicu Dehidrasi Tubuh

KBRN, Padang: Dehidrasi tidak hanya disebabkan oleh kurangnya konsumsi air putih, tetapi juga dapat dipicu oleh jenis makanan dan minuman tertentu yang dikonsumsi sehari-hari. Tanpa disadari, beberapa makanan yang umum dikonsumsi justru memiliki efek diuretik atau dapat mengiritasi kandung kemih sehingga membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat.

Dilansir dari alodokter.com, makanan ringan seperti kentang goreng, keripik, dan aneka gorengan menjadi salah satu pemicu dehidrasi. Kandungan garam atau natrium yang tinggi pada makanan ini dapat meningkatkan produksi urine, sehingga tubuh lebih sering kehilangan cairan.

Buah-buahan tertentu juga perlu dikonsumsi secara bijak. Buah dengan rasa asam seperti jeruk, lemon, tomat, dan nanas dapat mengiritasi kandung kemih dan memicu keinginan buang air kecil lebih sering.

Selain itu, buah seperti semangka dan timun memiliki efek diuretik alami yang dapat meningkatkan produksi urine, sehingga berpotensi menyebabkan dehidrasi. Makanan pedas, seperti cabai, jahe, wasabi, dan bumbu kari, turut berkontribusi terhadap risiko dehidrasi.

Kandungan zat aktif di dalam makanan pedas dapat mengiritasi kandung kemih dan mendorong tubuh lebih sering buang air kecil. Jahe bahkan dikenal memiliki efek diuretik alami yang cukup kuat.

Bawang putih dan bawang bombay juga termasuk bahan makanan yang memiliki efek diuretik. Konsumsi bawang, terutama dalam kondisi mentah, dapat meningkatkan risiko dehidrasi.

Selain makanan, minuman kemasan juga perlu diwaspadai. Minuman dengan pemanis buatan, seperti aspartam dan sakarin, dapat meningkatkan kadar gula darah dan memicu keinginan buang air kecil lebih sering. Minuman bersoda juga dapat mengiritasi kandung kemih dan mempercepat kehilangan cairan tubuh.

Minuman berkafein seperti kopi, teh, cokelat, dan minuman berenergi memiliki efek stimulan dan diuretik. Konsumsi kafein berlebihan dapat meningkatkan produksi urine dan membuat tubuh lebih rentan mengalami dehidrasi, terutama jika asupan air putih tidak mencukupi.

Rekomendasi Berita