Harga Jutaan, Narkoba Cair Yakuza Beredar di Sumsel
- by Zhohorianis Chitra Asmara
- Editor Rian Apridhani
- 15 Jan 2026
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Gaya hidup vaping di Sumatera Selatan kini dibayangi ancaman serius. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel mengungkap masuknya cairan rokok elektrik (liquid) berisi narkoba yang dijual dengan harga fantastis, mencapai jutaan rupiah per unit.
Produk yang ditemukan beredar dengan merek Yakuza ini menyasar segmen pengguna tertentu. Tak main-main, satu botol liquid maut ini dibanderol mulai dari Rp3.000.000 hingga Rp4.000.000. Harga yang jauh di atas rata-rata liquid normal tersebut menjadi indikator kuat adanya kandungan zat terlarang di dalamnya.
Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol Hisar Siallagan, memperingatkan bahwa harga tinggi tersebut bukan jaminan kualitas, melainkan jeratan ketergantungan. Ia menegaskan bahwa merek hanyalah sampul untuk menutupi bisnis haram tersebut.
“Untuk sementara yang masuk ke wilayah Sumsel memang menggunakan merek Yakuza. Namun perlu dipahami, merek hanyalah label, bukan tidak mungkin ke depan akan muncul merek lain,” ungkap Hisar dalam perbincangan Dialog Palembang Menyapa di Pro 1 RRI Palembang, Kamis, 15 Januari 2026.
Hisar menjelaskan, sindikat narkoba saat ini semakin kreatif dalam melakukan rebranding. Mereka memanfaatkan persepsi masyarakat yang menganggap vape lebih aman dibanding rokok konvensional untuk menyisipkan narkotika cair.
“Sebenarnya para penjual tinggal melakukan branding saja. Modusnya yang berbahaya, bukan sekadar nama mereknya,” tambahnya.
Fleksibilitas pelaku dalam mengubah kemasan membuat pengawasan harus dilakukan lebih ekstra. Selama cairan tersebut diisi zat adiktif berbahaya, pelaku bisa dengan mudah mengganti identitas produk kapan saja untuk menghindari endusan aparat.
Merespons temuan ini, BNNP Sumsel bersama aparat penegak hukum lainnya kini fokus menelusuri jalur distribusi liquid mahal tersebut. Pengetatan pengawasan dilakukan di pintu-pintu masuk wilayah Sumatera Selatan guna memutus rantai peredaran sebelum meluas ke kalangan pelajar dan mahasiswa.
Orang tua diimbau untuk tidak abai. Penggunaan produk vape dengan harga yang tidak masuk akal patut dicurigai sebagai pintu masuk penyalahgunaan narkoba. Selain menguras kantong, dampak kesehatan yang ditimbulkan dari liquid narkoba ini jauh lebih mematikan dan memicu kerusakan saraf permanen.