UMKM Go Online: Strategi Bertahan di Era Digital

KBRN, Palu: Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola belanja, UMKM dituntut untuk beradaptasi agar tetap bertahan. Salah satu strategi yang kini banyak diterapkan adalah memanfaatkan platform digital atau dikenal dengan istilah UMKM

Go Online.

Digitalisasi membuka peluang besar bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar, melalui media sosial dan

marketplace, produk UMKM dapat dikenal lebih luas tanpa batasan wilayah. Dengan cara ini, pelaku usaha tidak hanya mengandalkan penjualan langsung, tetapi juga dapat menjangkau konsumen dari berbagai daerah.

Pelaku usaha dapat memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dengan menampilkan foto produk yang menarik, informasi harga yang jelas, serta pelayanan yang responsif kepada konsumen. Selain itu, penggunaan

marketplace memudahkan proses transaksi dan meningkatkan kepercayaan pembeli.

Selain pemasaran digital, penguatan identitas produk atau

branding juga menjadi faktor penting. Kemasan yang menarik, logo yang mudah dikenali, serta cerita di balik produk mampu meningkatkan daya saing UMKM di pasar digital.

Meski demikian, digitalisasi UMKM juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan pengetahuan teknologi dan persaingan yang semakin ketat. Dukungan berupa pelatihan, pendampingan, serta akses informasi juga dibutuhkan agar UMKM dapat terus berkembang dan beradaptasi.

Dengan memanfaatkan teknologi digital secara tepat, UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berpeluang untuk tumbuh dan naik kelas. UMKM

Go Online menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong kemandirian ekonomi di era digital. (Aar Novi)

Rekomendasi Berita