Jajanan Kekinian Molen Unyil dan Bronis Lumer


KBRN, Palu: Menjamurnya jajanan kekinian di Kota Palu semakin terlihat dalam beberapa bulan terakhir. Beragam camilan modern seperti Molen Unyil dan Bronis Lumer kini mudah ditemui di berbagai sudut kota, mulai dari kawasan sekolah, kampus, hingga pusat keramaian. Jajanan ini tidak hanya menarik perhatian anak-anak, tetapi juga digemari oleh remaja hingga orang dewasa.

Kehadiran jajanan kekinian ini menjadi alternatif camilan yang praktis dan terjangkau bagi masyarakat. Dengan tampilan menarik serta cita rasa yang mengikuti selera masa kini, Molen Unyil dan Bronis Lumer berhasil mencuri perhatian, terutama kalangan anak muda yang gemar mencoba makanan baru.

Salah satu daya tarik utama jajanan ini adalah harga yang ramah di kantong. Rata-rata jajanan dijual dengan harga sekitar 10 ribu rupiah, sehingga sangat cocok untuk anak sekolah maupun mahasiswa. Harga terjangkau ini membuat jajanan kekinian semakin diminati dan mudah dijangkau oleh berbagai lapisan masyarakat.

Owner Molen Unyil, Nunung

, mengatakan minat masyarakat terhadap jajanan kekinian terus meningkat.

“Dari anak-anak sampai orang dewasa semua suka, apalagi anak sekolah dan anak kampus karena harganya murah dan rasanya enak,” ujar Nunung saat Obrolan UMKM Pro 4 RRI Palu.

Menurut Nunur, selain harga, inovasi rasa dan penyajian juga menjadi kunci agar jajanan kekinian tetap diminati. Varian rasa yang beragam serta tekstur yang lembut dan lumer di mulut membuat konsumen tidak bosan dan kerap kembali membeli.

Menjamurnya jajanan kekinian ini juga memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM lokal. Banyak usaha kecil yang tumbuh dan berkembang dengan memanfaatkan tren makanan kekinian, sekaligus membuka peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.

Melalui program Obrolan UMKM di Pro 4 RRI Palu, diharapkan pelaku usaha jajanan kekinian dapat terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya. Dengan dukungan masyarakat, jajanan lokal seperti Molen Unyil dan Bronis Lumer diharapkan mampu bertahan dan menjadi kebanggaan kuliner daerah.(WRN)

Rekomendasi Berita