Ribuan Buah Bazar Durian BK Terjual Hitungan Jam

  • by Harmanta
  • Editor Rino Kartono Mawardi
  • 27 Des 2025
  • Pontianak

KBRN, Pontianak: Musim durian di Kalimantan Barat kembali membanjiri lapak para pedagang di pinggiran jalan di kota Pontianak, dan kali ini perhatian tertuju pada durian lokal berkualitas premium asal Jembongko dan Balai Karangan Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat yang dijual di Kota Pontianak. Eddy Hartono, seorang pegiat durian sekaligus pemilik usaha lapak bazar durian Buah BK di Jalan Gusti Hamzah Pontianak, mengungkapkan setiap harinya mampu menjual sekitar 1.000 hingga 1.200 buah durian.

Angka penjualan yang fantastis ini bukan tanpa alasan. Eddy menjelaskan bahwa kunci utama dari bisnisnya adalah konsistensi dalam menjaga kualitas. Berbeda dengan lapak durian pada umumnya, Buah BK menerapkan sistem sortir yang sangat ketat.

Keunggulan durian yang ditawarkan Eddy merupakan buah dari dedikasinya selama dua dekade. Sejak tahun 2007, ia telah melakukan eksplorasi dan pemetaan untuk menemukan titik-titik pohon durian terbaik di sepanjang hamparan Sungai Sekayang.

"Kenapa saya bilang durian ini lebih baik? Karena hasil eksplorasi saya kurang lebih 20 tahun. Saya sudah petakan di mana titik-titik durian terbaik itu tempatnya, dan itu yang kami ambil," ujar Eddy Hartono.

Salah satu daya tarik utama selain cita rasa dan kualitas, yang membuat warga gemar membeli di bazar durian BK ialah sistem perdagangan bergaransi. Bagi pembeli yang mendapati durian kurang bagus, maka diperbolehkan untuk ditukar dengan buah durian yang lebih bagus tanpa harus menambah biaya.

Sementara itu, Owner Buah BK, Yenna juga menegaskan, bahwa Buah BK menyajikan durian berkualitas asli dari Jemongko dan Balai Karangan. Yenna menjamin warga yang membeli durian mendapatkan buah yang bagus dengan harga terjangkau.

"Kami juga menjamin jika ada mentah, berulat silakan tukar dan datang ke Jalan Pansacila di Bazar Durian Buah Khatulistiwa. Jam 3 sore sudah hadir jika tidak ada kendala arus lalu lintas. Biasanya 1.200 buah habis dalam 3 jam, kami buka sampai habis," kata Yenna.

Selain bisa datang langsung ke lokasi, penjual juga melayani pemesanan secara online. Hal ini untuk mempermudah akses antara pedagang dan pembeli.

"Kalau mager, bisa memesannya kepada admin Buah BK yang akan difasilitasi untuk jasa pengantarannya melalui ojek online (ojol)," tutur Yenna.

Satu diantara warga yang membeli durian Jembongko dan Balai Karangan di lapak Durian BK, Miftachul Khoir (43) mengaku senang, karena ada pelayanan penjualan durian dengan sistem bergaransi.

"Saya beli durian langsung makan dan menurut saya pasti enak. Jadi kalau nggak enak, tawar, langsung diganti. Tadi saya kan ada dapat yang tawar, lngsung diganti 100 persen. Jadi saya ini kan tidak pandai pilih durian bagus. Jadi terbantukanlah dengan adanya sistem beli durian yang garansi 100 persen, tidak tipu-tipu," ucap Yenna.

Warga berharap agar para penjual buah durian di Kota Pontianak bisa mencontoh dan menerapkan sistem yang sama agar para pembeli tidak merasa ragu sehingga mampu mendatangkan lebih banyak pembeli. (oki)


Rekomendasi Berita