Inilah Tips Menjaga Kesehatan Sendi Saat Lanjut Usia
- by A.Setia Hariyadi
- Editor Robin Abdulrahman
- 19 Jan 2026
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Dalam acara dialog kesehatan yang disiarkan di Pro 1 RRI Purwokerto Selasa, 14 Januari 2026 dokter Choirul Mufied menyatakan bahwa penurunan fungsi sendi sering kali dianggap sebagai bagian alami dari penuaan. Namun, rasa nyeri yang hebat sebenarnya dapat dicegah dan dikelola agar lansia tetap bisa beraktivitas dengan mandiri. Ia menekankan menekankan bahwa kesehatan sendi adalah investasi jangka panjang yang harus diperhatikan sejak dini, terutama saat memasuki usia kepala lima ke atas.
“ Biasanya masalah yang paling sering ditemui adalah
Osteoartritis atau pengapuran sendi, yang disebabkan oleh menipisnya tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan antar tulang, dan faktornya beragam, mulai dari faktor usia, berat badan berlebih atau obesitas yang memberi beban ekstra pada lutut, hingga riwayat cedera di masa muda yang tidak tertangani dengan baik," ujar dokter Mufied.Untuk itu Ia menyarankan bahwa untuk menjaga kekuatan sendi bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dengan tetap bergerak aktif hingga mengontrol berat badan. Selain itu menjaga badan terhidarasi dengan cukup juga menjadi faktor penting lainnya.
“ jadi sebenarnya bisa diatasi dengan kita aktif gerak dengan pilih olahraga yang rendah benturan seperti jalan santai, berenang untuk menjaga fleksibilitas, selain itu perhatikan juga untuk selalu mengontrol berat badan agar tekanan terhadap sendi lutut dan pinggul berkurang. Saya juga sering sarankan agar lanjut usia juga menjaga nutrisi seimbang dengan memilih makanan kaya vitamin D, perbanyak sayuran dan paling penting juga usahakan kebutuhan cairan tercukupi, “ terang dokter Mufied.
Dokter Mufied juga mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan mengonsumsi obat antinyeri atau jamu tanpa pengawasan medis dalam jangka panjang, karena berisiko merusak fungsi ginjal dan lambung.
"Jika nyeri sendi disertai bengkak, kemerahan, atau kaku di pagi hari yang berlangsung lebih dari 30 menit, segera konsultasikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat," pungkasnya.