Suplemen yang Baik Dikonsumsi Usia 40 Tahun ke Atas
- by Evi Suharti
- Editor Fera Fernanda
- 17 Jan 2026
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Seiring bertambahnya usia, kebutuhan tubuh terhadap vitamin dan nutrisi penting ikut mengalami perubahan. Memasuki usia 40 tahun ke atas, fungsi tubuh tidak lagi seoptimal saat usia muda, sehingga asupan nutrisi tambahan melalui suplemen kerap dibutuhkan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran.
Mengutip informasi dari akun Instagram @
detikhealth, terdapat sejumlah suplemen yang dinilai baik dikonsumsi saat memasuki usia 40 tahun ke atas. Suplemen ini berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang, jantung, kulit, hingga sistem saraf.Kalsium
Setelah usia 40 tahun, tubuh cenderung kehilangan lebih banyak kalsium dibandingkan yang dapat diserap. Kondisi ini menjadi salah satu faktor meningkatnya risiko osteoporosis, terutama pada wanita pascamenopause.
Vitamin D
Memiliki peran penting karena membantu penyerapan kalsium dalam tubuh. Vitamin ini turut mendukung fungsi sistem saraf, otot, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Kekurangan vitamin D dapat berdampak pada kesehatan tulang dan imunitas.
Probiotik
Suplemen ini juga dianjurkan, khususnya bagi wanita usia 40 tahun ke atas. Probiotik berfungsi menjaga kesehatan saluran pencernaan dan disebut dapat membantu mengontrol berat badan melalui keseimbangan bakteri baik di usus.
Vitamin B12
Vitamin ini berperan dalam pembentukan sel darah merah dan menjaga fungsi sistem saraf. Namun, pada usia paruh baya, penurunan kadar asam lambung dapat mengganggu penyerapan vitamin B12 secara optimal.
Asam lemak omega-3
Direkomendasikan karena memiliki banyak manfaat, di antaranya membantu mengurangi peradangan serta mendukung kesehatan jantung seiring bertambahnya usia.
Kolagen
Tak kalah penting, juga perlu diperhatikan. Produksi kolagen dalam tubuh menurun secara alami setelah usia 40 tahun, yang berdampak pada elastisitas dan kelembapan kulit.
Coenzyme Q10 (CoQ10)
Rendahnya kadar CoQ10 dapat mempercepat proses penuaan dan berkontribusi terhadap munculnya penyakit kronis, seperti gangguan jantung dan masalah kesehatan otak.
Meski suplemen dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi, masyarakat diimbau tetap mengutamakan pola makan bergizi seimbang dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi suplemen tertentu, agar sesuai dengan kondisi tubuh masing-masing.