Pemprov Kaltim Targetkan 50 Ribu UMKM Baru
- by Denny Kartikasari
- Editor Marga Rahayu
- 12 Jan 2026
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya menjadikan UMKM sebagai ujung tombak pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji saat penutupan Pekan Raya Kaltim 2026, Minggu (11/1/2026).
Menurut Seno, selama ini ekonomi Kaltim masih sangat dipengaruhi sektor sumber daya alam seperti batu bara. Ke depan, pola tersebut akan diubah dengan mendorong penguatan ekonomi berbasis kerakyatan.
“Kita akan mengembangkan lebih dari 50 ribu UMKM dalam lima tahun ke depan. Ini akan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur,” ujar Seno Aji.
Seno menambahkan, PRK menjadi ruang pertemuan antar pelaku UMKM sekaligus etalase produk lokal. Pemerintah ingin memastikan UMKM tidak hanya tumbuh, tetapi juga naik kelas dan mampu bersaing.
Seno menegaskan, pengembangan UMKM juga menjadi bagian dari strategi menyambut posisi strategis Kaltim sebagai gerbang Ibu Kota Nusantara. Peluang ekonomi diyakini akan semakin terbuka lebar.
“Kaltim ini kaya sumber daya, tapi kita ingin ke depan kekuatan utamanya ada di ekonomi rakyat,” katanya.
Selain mendorong UMKM, Pemprov Kaltim juga terus memperbaiki infrastruktur hingga ke daerah pedalaman seperti Mahakam Ulu dan Berau. Hal ini dinilai penting untuk memperlancar distribusi dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Pekan Raya Kaltim 2026 sendiri resmi ditutup dengan Tabligh Akbar bersama Ustaz Das’ad Latif. Kegiatan ini menjadi simbol penutup sekaligus peneguhan arah pembangunan ekonomi Kaltim ke depan. (Zulfikar)