Keripik Kentang Mustopa Bernilai Ekonomi

KBRN, Samarinda: Kentang selama ini hanya dianggap sebagai bahan pangan sehari-hari dengan nilai jual terbatas. Namun, di tangan orang yang mau belajar dan berusaha, kentang dapat diolah menjadi keripik yang renyah dan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Keripik Kentang Mustopa yang memiliki rumah produksi di Jalan Bromo RT 22, Rawa Makmur, Palaran, Samarinda, hadir dengan cita rasa gurih, renyah, manis, dan lezat. Beragam varian rasa yang ditawarkan membuat para penikmat camilan dimanjakan, baik dari segi rasa maupun teksturnya.

Berawal pada tahun 2015, Heni Purwatuti mulai menekuni usaha ini dengan lebih serius. Ia menggunakan bahan baku kentang berkualitas premium serta menerapkan proses produksi yang sangat teliti, mulai dari pengupasan, pengolahan, hingga pengemasan, dengan pilihan rasa yang variatif.

Owner Terus Makmur, Heni Purwatuti, mengakui bahwa usahanya berawal dari rintisan orang tuanya. Ia terus berinovasi untuk mengembangkan usaha dengan memasarkan Keripik Kentang Mustopa. Berkat kesuksesan produk tersebut, Heni kemudian merambah ke produk camilan lain, seperti amplang dan stik amplang. Hal tersebut disampaikannya dalam Dialog UMKM Bicara pada Senin (12/1/2026).

Produk unggulan Keripik Kentang Mustopa diproduksi dengan bumbu khas tanpa bahan pengawet dan dapat bertahan hingga tiga bulan.

“Saya menggunakan bahan kentang premium dan bumbu dari bawang putih, bawang merah, cabai merah, gula, serta garam, sehingga cita rasa kentangnya terasa kuat,” terang Heni.

Dalam menjalankan usahanya, Heni mendapatkan dukungan penuh dari keluarga serta instansi pemerintah. Usahanya kini telah mengantongi izin lengkap, termasuk PIRT dan sertifikat halal. Proses produksi dilakukan setiap hari dengan harga jual mulai dari Rp2.500 hingga Rp35.000.

Di akhir dialog UMKM Bicara, Heni memberikan pesan penyemangat kepada pelaku UMKM lainnya. “Kuncinya adalah tetap konsisten menjalankan usaha, fokus, dan jangan putus asa. Rezeki itu akan selalu ada,” ujarnya.

Ia pun berharap ke depannya ada dukungan permodalan dari pemerintah agar usaha UMKM di daerah dapat terus berkembang dan maju pesat.

Rekomendasi Berita