Strategi Memilih Monitor PC demi Kenyamanan dan Produktivitas
- by Mohammad Zaidan
- Editor Ridzki Multianatha
- 16 Jan 2026
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pemilihan monitor komputer yang tepat kini menjadi faktor krusial dalam menunjang produktivitas dan menjaga kesehatan pengguna di era digital. Memahami tujuan penggunaan, apakah untuk bekerja, desain grafis, atau bermain gim, merupakan langkah awal yang wajib dilakukan sebelum menentukan pilihan perangkat.
Pakar teknologi informasi sekaligus perwakilan dari laman resmi Acerid.com menjelaskan bahwa monitor bukan sekadar layar penampil biasa. "Monitor berpengaruh langsung pada kesehatan mata, efisiensi kerja, hingga kualitas hiburan. Pengguna harus jeli melihat spesifikasi agar sesuai dengan kebutuhan fungsional mereka," ujarnya dalam keterangan tertulis yang dilansir pada Jumat, 16 Januari 2026.
Menentukan Ukuran dan Resolusi Layar
Hal pertama yang menjadi sorotan adalah dimensi layar. Berdasarkan standar penggunaan, ukuran 22–24 inci dianggap paling ideal untuk keperluan kantor atau belajar. Namun, bagi pengguna yang memerlukan ruang kerja luas untuk multitugas (multitasking), layar di atas 27 inci menjadi pilihan yang lebih bijak.
Ketajaman visual juga ditentukan oleh resolusi. Jika Full HD (1920 \times 1080) sudah cukup untuk aktivitas harian, narasumber menekankan pentingnya resolusi lebih tinggi bagi profesi tertentu. "Bagi desainer grafis atau editor video, resolusi QHD atau 4K adalah standar mutlak untuk mendapatkan detail warna yang akurat dan tajam," ujarnya.
Jenis Panel dan Performa Gerak
Perbedaan teknologi panel juga menjadi faktor penentu kualitas visual. Berikut adalah tiga jenis panel utama yang beredar di pasar:
-IPS (In-Plane Switching): Akurasi warna terbaik dan sudut pandang luas (ideal untuk desain).
-Torn (Twisted Nematic): Waktu respons sangat cepat (ideal untuk gim kompetitif).
- VA (Vertical Alignment): Kontras tinggi dan kualitas warna yang seimbang.
Untuk para pemain gim, aspek refresh rate (laju penyegaran) seperti 144Hz hingga 240Hz sangat disarankan guna meminimalkan efek blur. Namun, bagi pengguna non-gamer, spesifikasi ini dianggap sebagai fitur pelengkap yang tidak terlalu mendesak.
Konektivitas dan Kesehatan Mata
Aspek ergonomis dan fitur perlindungan mata menjadi poin penutup yang tidak kalah penting. Narasumber menyarankan pengguna untuk memilih monitor yang memiliki fitur pengaturan tinggi-rendah serta kemiringan layar agar posisi tubuh tetap nyaman.
"Pastikan monitor memiliki teknologi low blue light dan flicker-free. Ini sangat penting untuk mengurangi kelelahan mata, terutama bagi mereka yang bekerja di depan layar dalam durasi lama," ucapnya.
Selain itu, kelengkapan porta (port) seperti HDMI, DisplayPort, atau USB-C harus dipastikan sesuai dengan perangkat yang digunakan.
Terakhir, pengguna diimbau untuk menyesuaikan pilihan dengan anggaran yang tersedia. Monitor dengan harga tertinggi belum tentu menjadi solusi terbaik jika spesifikasinya tidak selaras dengan aktivitas sehari-hari.