Optimisme Pelaku UMKM Sampang di 2026

KBRN, Sampang: Memasuki tahun 2026, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Sampang semakin percaya diri menghadapi pasar. Salah satunya adalah pengusaha brownies kering Trilla, Ima Anton. Sejauh ini optimis bahwa produknya akan bertahan dan berkembang di tahun 2026.

“Saya sangat optimis terhadap perkembangan usaha brownies kering di tahun 2026. Saat ini pola konsumsi masyarakat semakin mengarah pada produk praktis, tahan lama, dan bisa dinikmati kapan saja, terutama sebagai camilan, oleh-oleh, dan hampers. Brownies kering memiliki keunggulan dari sisi daya simpan yang lebih lama dibandingkan kue basah, sehingga pas untuk penjualan online dan pengiriman ke luar kota," kata Ima, Jumat (2/1/2026).

Produk brownies kering yang dihasilkan UMKM ini sangat praktis dan mempunyai rasa otentik dengan kue basah. Pelaku usaha konsisten menjaga kualitas produk baik dari rasa, tekstur, maupun kebersihan produksi sehingga pembeli tidak ragu untuk melakukan pembelian ulang. Selain konsistensi rasa, juga didukung oleh kemasan menarik, inovasi varian rasa, kemasan yang menarik, serta pemasaran digital yang konsisten.

“saya melihat peluang usaha ini dapat terus bertumbuh, baik dari sisi volume penjualan maupun jangkauan pasar. Memang benar ada persaingan ketat di pasar, tapi ini harus disikapi sebagai tantangan sekaligus peluang, pelayanan ramah dan responsive menjadi kunci loyalitas pelanggan," ujarnya, menambahkan.

Dengan semangat dan keyakinan pelaku UMKM seperti Ima Anton membuktikan bahwa produk lokal memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar yang semakin dinamis. Dengan kualitas, berinovasi, dan pemanfaatan pemasaran digital yang tepat, UMKM Sampang mampu memperluas jangkauan pasar dan memperkuat posisinya di tengah persaingan.

Rekomendasi Berita