Puncak Penghujan, DKR Bangkalan Ingatkan Masyarakat Waspada DBD

RRI.CO.ID, Bangkalan - Memasuki puncak musim penghujan, Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kabupaten Bangkalan mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) yang berpotensi meningkat akibat kondisi lembab dan genangan air.

Ketua DKR Bangkalan, Muhyi, menegaskan bahwa DBD merupakan siklus tahunan yang cenderung naik pada musim hujan.

“Waspada itu bukan hanya saat musim hujan. Edukasi promotif dan preventif terus kami lakukan, salah satunya melalui rembuk sehat yang rutin digelar setiap bulan,” kata Muhyi dalam dialog interaktif Sampang menyapa, pada Senin, 19 Januari 2026.

Program rembuk sehat dilaksanakan dengan turun langsung ke desa-desa, melibatkan tokoh masyarakat, kepala desa, puskesmas, tokoh pemuda, dan masyarakat umum. Materi yang disampaikan mencakup perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), aturan kesehatan, serta antisipasi penyakit menular seperti DBD.

Muhyi menekankan bahwa pengawasan dan evaluasi dilakukan secara berjenjang dari tingkat nasional hingga desa. Informasi lapangan selalu diperbarui untuk memastikan penanganan cepat dan mencegah potensi meluasnya wabah.

Menurutnya, kelemahan utama dalam penanganan DBD adalah rendahnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Implementasi itu yang paling penting. Kita harus bergerak bersama secara masif, berkolaborasi dengan pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda. Di Madura, edukasi dari tokoh masyarakat lebih mudah diterima warga,” jelasnya.

Muhyi menambahkan, komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) terus digencarkan dengan fokus pada generasi muda.

“Walaupun tidak mudah, kita tidak boleh berhenti. Kalau berhenti, potensi penyakit ini semakin membesar,” tegasnya.

Rekomendasi Berita