Membaca Buku Tidak Berakhir Saat Halaman Terakhir Ditutup

  • by Mulyati
  • Editor Marnisa Nurdian Saritri
  • 20 Jan 2026
  • Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Aktivitas membaca kerap dianggap selesai saat buku ditutup. Namun, proses memahami isi bacaan belum tentu berakhir di sana.

Banyak orang menganggap membaca selesai ketika buku kembali ke rak, padahal, tanpa proses lanjutan, isi bacaan mudah hilang dari ingatan. Membaca yang efektif membutuhkan jeda setelah aktivitas membaca selesai, jeda ini memberi waktu bagi otak untuk menyusun kembali informasi penting.

Menutup buku tanpa refleksi sering membuat isi bacaan cepat terlupakan, sebaliknya, mengolah kembali isi bacaan memperkuat daya ingat jangka panjang. Hal ini sejalan dengan pendapat sang pecinta buku fiksi, Angela Merici.

Mahasiswi Universitas Diponegoro ini mengatakan, informasi yang dibaca perlu diubah menjadi gambaran utuh, yang membantu pembaca memahami hubungan antaride dalam buku. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah membuat peta konsep sederhana.

Peta konsep memvisualisasikan alur berpikir penulis secara lebih jelas, jika itu terasa rumit, pembaca dapat menjelaskan isi buku dengan bahasa sendiri. Menjelaskan ulang membantu menguji pemahaman pembaca.

Menurut dia, semakin membekas sebuah buku, semakin sulit baginya menerima akhir cerita, namun ia menyadari bahwa setiap cerita tetap memiliki penutup. “Maka, untuk menyelesaikan cerita itu, aku biasanya menulis,” ujarnya, Selasa, 19 Januari 2026.

Menulis menjadi sarana baginya untuk memproses cerita yang telah dibaca. Ia menuliskan kesannya terhadap tokoh, alur, hingga cara penulis membangun cerita.

Memberi tanda stabilo memang membantu, tetapi tidak selalu cukup, catatan pribadi yang ditulis dengan pemahaman sendiri lebih efektif dibanding sekadar penandaan. Dapat berupa ringkasan singkat, pertanyaan, atau kesimpulan pribadi.

Dengan demikian, membaca bukan sekadar aktivitas melihat huruf, membaca adalah proses berpikir, mengolah, dan menghubungkan ide. Buku yang dibaca dengan cara ini tidak hanya selesai dibaca, isinya akan tetap hidup dan relevan dalam keseharian pembaca. (Tania)

Rekomendasi Berita