Fakta Menarik Drama Can This Love Be Translated

RRI.CO.ID, Singaraja - Setelah sempat mengalami penundaan jadwal tayang, drama Korea

Can This Love Be Translated? akhirnya resmi dirilis pada 16 Januari 2026 dan dapat disaksikan secara eksklusif di Netflix. Kehadiran drama ini langsung mencuri perhatian para penggemar K-drama, terutama karena mempertemukan Kim Seon-ho dan Go Youn-jung dalam satu proyek komedi romantis yang berbeda dari kebanyakan rom-com Korea.

Drama ini tidak hanya mengandalkan kisah cinta manis, tetapi juga menyuguhkan cerita yang lebih matang dan segar. Dengan latar profesi yang unik serta konflik emosional yang dekat dengan kehidupan modern,

Can This Love Be Translated? menawarkan sudut pandang baru tentang hubungan, komunikasi, dan perasaan. Berikut lima fakta menarik yang membuat drama ini layak masuk daftar tontonan.

Fakta pertama, drama ini mengangkat tema yang tidak biasa. Cerita berfokus pada Joo Ho-jin, seorang penerjemah multibahasa andal yang diperankan Kim Seon-ho. Ia terbiasa menerjemahkan berbagai bahasa asing dengan akurasi tinggi, tetapi justru kesulitan memahami bahasa perasaan. Ho-jin dipertemukan dengan Cha Mu-hee, seorang aktris papan atas yang diperankan Go Youn-jung. Hubungan mereka berkembang dari relasi profesional menjadi personal, dengan konflik utama pada kesalahpahaman dalam komunikasi emosi. Tema ini membuat drama tidak hanya romantis, tetapi juga edukatif karena menyoroti pentingnya komunikasi dalam hubungan.

Fakta kedua, drama ini dibintangi sederet aktor ternama lintas negara. Selain Kim Seon-ho dan Go Youn-jung sebagai pemeran utama, drama ini juga menghadirkan aktor Jepang Sota Fukushi sebagai pemeran pendukung. Kehadiran aktor internasional memperkuat nuansa global cerita dan memperluas daya tarik drama bagi penonton dunia. Kombinasi aktor Korea dan Jepang ini juga menambah dinamika karakter serta konflik yang lebih beragam.

Fakta ketiga, terjadi perubahan pemeran utama sebelum produksi dimulai. Awalnya, peran Cha Mu-hee ditawarkan kepada Han So-hee. Namun, ia memutuskan menolak tawaran tersebut sehingga tim produksi harus mencari pemeran pengganti. Go Youn-jung kemudian terpilih dan justru mendapat respons positif dari publik. Perubahan ini menunjukkan dinamika proses casting di industri drama Korea, sekaligus memperlihatkan bagaimana pilihan aktor dapat memengaruhi antusiasme penonton.

Fakta keempat, drama ini merupakan hasil kolaborasi penulis naskah ternama.

Can This Love Be Translated? ditulis oleh Hong Sisters, yakni Hong Jung-eun dan Hong Mi-ran, yang dikenal lewat karya populer seperti Hotel Del Luna, Alchemy of Souls, dan A Korean Odyssey. Gaya penulisan mereka yang khas, memadukan komedi, romansa, dan emosi mendalam, menjadi jaminan kualitas cerita. Proyek ini juga disutradarai oleh Yoo Young-eun, sehingga memperkuat ekspektasi visual dan alur yang solid.

Fakta kelima, drama ini mengambil lokasi syuting di luar Korea Selatan. Selain Korea, proses pengambilan gambar dilakukan di Jepang, Italia, dan Kanada. Latar internasional tersebut tidak hanya memperindah visual, tetapi juga mendukung cerita tentang karier global para tokohnya. Penonton diajak menikmati perbedaan budaya sambil mengikuti kisah cinta yang melintasi batas bahasa dan negara.

Dengan konsep unik, jajaran pemain kuat, serta latar cerita yang segar,

Can This Love Be Translated? hadir sebagai drama rom-com yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan refleksi tentang makna komunikasi dalam hubungan manusia.

Rekomendasi Berita