Bubur Ijo Jadi Alasan Warga Berhenti Sejenak

RRI.CO.ID, Sumenep – Gerobak hijau kerap terlihat mangkal di pinggir jalan saat malam tiba. Di sekitarnya, warga berkumpul untuk menikmati semangkuk es bubur kacang ijo. Rasanya manis dan segar, cocok disantap saat perut mulai kosong. Harga terjangkau membuat kuliner ini mudah dijangkau banyak orang, sekaligus memberi asupan gizi yang cukup.

Kacang hijau dikenal kaya nutrisi. Bahan ini mengandung protein nabati dan serat yang membantu kerja pencernaan. Di dalamnya juga terdapat vitamin B yang berperan menjaga stamina setelah seharian beraktivitas. Tubuh menyerap kandungan ini dengan cepat untuk memulihkan energi.

Aktivitas makan di gerobak pinggir jalan juga memberi dampak sosial. Pembeli sering terlibat obrolan ringan dengan pelanggan lain tanpa jarak formal. Suasana terbuka menciptakan rasa akrab di tengah lingkungan kota. Kehadiran pembeli turut membantu perputaran ekonomi pedagang kecil.

Untuk pilihan yang lebih nyaman, bubur kacang ijo bisa ditambah jahe agar tubuh terasa hangat. Gula dapat dikurangi sesuai selera. Pastikan kacang hijau sudah pecah dan empuk agar nutrisinya mudah diserap. Sajian ini paling nikmat disantap saat masih dingin di malam yang gerah.

Es bubur kacang ijo tetap menjadi salah satu pilihan kuliner malam yang menyehatkan dan terjangkau. Pembeli mendapat manfaat gizi, sementara pedagang kecil memperoleh penghasilan. Tradisi sederhana ini terus bertahan sebagai bagian dari kehidupan malam di banyak sudut kota.

Rekomendasi Berita