Jennifer Lopez Rayakan 25 Tahun Album J.Lo

  • by Farida
  • Editor Siti Aisyiah
  • 20 Jan 2026
  • Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Dua puluh lima tahun sejak perilisannya, album J.Lo masih berdiri sebagai salah satu tonggak penting dalam karier Jennifer Lopez. Menandai momen tersebut, Jennifer Lopez merayakannya lewat rilisan ulang spesial bertajuk J.Lo 25th Anniversary, sekaligus memperkenalkan materi baru yang sebelumnya belum pernah dirilis.

Album

J.Lo pertama kali hadir pada 16 Januari 2001 dan langsung mencetak prestasi besar. Rilisan ini debut di posisi No. 1 Billboard 200, bersamaan dengan film romantis Jennifer Lopez, The Wedding Planner, yang juga memuncaki box office Amerika Serikat pada periode yang sama.

Tak hanya kuat secara domestik,

J.Lo juga menunjukkan performa impresif secara global. Album ini tercatat sebagai album terlaris ke-6 di dunia sepanjang 2001, menegaskan status Jennifer Lopez sebagai figur pop lintas medium—musik dan film—di awal milenium baru.

Dari sisi musikal,

J.Lo kerap disebut sebagai fondasi warisan musik Jennifer Lopez. Lagu-lagu seperti ‘Love Don’t Cost a Thing’, ‘Play’, dan ‘I’m Real’ menjadi penanda kuat era pop awal 2000-an, dengan keberanian memadukan pop, dance, R&B, serta nuansa Latin secara mulus dan percaya diri.

Perayaan 25 tahun ini diwujudkan melalui edisi

J.Lo 25th Anniversary, yang tersedia dalam format digital dan vinyl ganda berwarna emas. Rilisan tersebut memuat 22 lagu, lengkap dengan booklet setebal 20 halaman berisi foto-foto langka yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.

Salah satu sorotan utama dari edisi ulang tahun ini adalah lagu baru berjudul Crazy (Nobody Else). Lagu ini menjadi materi yang sepenuhnya baru bagi pendengar, sekaligus memberi gambaran tentang bagaimana arsip masa lalu Jennifer Lopez masih relevan untuk diperkenalkan di masa kini.

Di usia seperempat abadnya,

J.Lo bukan sekadar dikenang sebagai album sukses, melainkan sebagai titik awal identitas musikal Jennifer Lopez yang terus bertahan hingga hari ini. Lewat perayaan ini, ia seolah menegaskan kembali bahwa perjalanan panjang tersebut dibangun dari fondasi yang tetap kokoh, bahkan setelah 25 tahun berlalu.


Rekomendasi Berita