Duta Siswa Indonesia Dorong Budaya Literasi Pelajar

RRI.CO.ID, Sungailiat : Nadhifa Khayla Putri dan Dheadora Saneri yang merupakan grand finalis Duta Siswa Indonesia, mendorong penguatan literasi dan budaya baca di kalangan pelajar melalui berbagai kegiatan edukatif yang menekankan pembiasaan membaca dan kemampuan berpikir kritis di lingkungan sekolah.

Nadhifa saat menjadi narasumber di acara sore ceria Pro2 RRI Sungailiat, Kamis, 15 Januari 2026 mengatakan bahwa minat baca pelajar saat ini masih perlu terus diperkuat dengan pendekatan yang relevan dengan dunia remaja. Menurutnya, literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca, tetapi juga memahami, mengolah, dan menyampaikan kembali informasi secara bijak.

“Literasi adalah fondasi utama bagi pelajar untuk berpikir kritis. Dengan budaya baca yang baik, siswa tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan dan lebih berani menyampaikan pendapat berdasarkan data serta pemahaman yang benar,” ujar Nadhifa.

Senada dengan hal tersebut, Dhea pun menekankan pentingnya peran duta siswa sebagai penggerak literasi di lingkungan sekolah. Ia menilai duta siswa harus mampu menjadi teladan sekaligus fasilitator yang menghadirkan kegiatan literasi secara kreatif dan menyenangkan.

“Kami selaku grand finalis duta siswa Indonesia berupaya menghadirkan literasi melalui kegiatan yang dekat dengan pelajar, seperti pojok baca, tantangan membaca, hingga diskusi ringan tentang buku dan isu pendidikan. Dengan cara ini, membaca tidak lagi dianggap sebagai beban, tetapi kebutuhan,” kata Dhea.

Dhea berharap melalui peran sebagai Duta Siswa Indonesia, literasi tidak hanya menjadi slogan, tetapi gerakan nyata untuk menciptakan generasi pelajar yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Rekomendasi Berita