Dosen Unusa Raih Paten Terapi Herbal Diabetes
- by Anik Hasanah
- Editor Abdul Wahab
- 17 Jan 2026
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Dosen Fakultas Keperawatan dan Kebidanan (FKK) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Iis Noventi, S.Kep., Ns., M.Kep., berhasil meraih sertifikat paten atas inovasi Jatu Hydroterapi Herbal yang dikembangkan untuk membantu mengurangi nyeri dan kebas pada penderita diabetes.
Kepada RRI Surabaya, Sabtu 17 Januari 2026, Iis menjelaskan Jatu Hydroterapi Herbal merupakan komposisi herbal berbahan alami, antara lain lombok merah, jinten hitam, kunyit, delingu, jahe, kayu manis, cuka apel, dan garam laut. Terapi ini digunakan dengan cara merendam kaki menggunakan air es yang telah dicampur racikan herbal tersebut.
“Penderita diabetes sering merasa tidak nyaman karena nyeri neuropati. Dari situ saya ingin membantu mencarikan solusi agar mereka bisa merasa lebih nyaman menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar Iis Noventi.
Iis menjelaskan, pengembangan inovasi ini bermula dari dukungan matching fund internal Unusa yang kemudian dikembangkan berbasis evidence-based practice. Paten Jatu Hydroterapi Herbal sendiri telah diajukan sejak 2023 dan resmi mendapatkan sertifikat paten pada 2025.
Dalam proses riset, Iis melakukan eksplorasi bahan dan pendalaman keilmuan ke berbagai daerah, termasuk Jawa Tengah. Ia juga mengikuti pelatihan rempah bersama Agradaya Yogyakarta serta berdiskusi dengan pakar dari Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.
Untuk menguji efektivitasnya, Iis menggandeng Puskesmas Sawahan dengan melibatkan 60 penderita diabetes yang dibagi dalam tiga kelompok perlakuan. “Hasilnya menunjukkan penurunan nyeri paling signifikan pada kelompok yang mengombinasikan Jatu Hydroterapi Herbal dengan senam kaki,” katanya.
Ke depan, Iis menargetkan pengembangan inovasi ini ke tahap riset lanjutan dan komersialisasi. “Harapannya, Jatu Hydroterapi Herbal bisa diekstraksi, difarmasikan, dan didaftarkan ke BPOM agar standarisasinya jelas dan manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” ucapnya.