Benarkah Remove Catalytic Converter Tambah Tenaga?
- by Ernawati Wardaningsih
- Editor Indah Wulandari
- 24 Des 2025
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Banyak pemilik mobil yang penasaran apakah melepas catalytic converter (katup katalitik) dapat meningkatkan tenaga mesin. Beberapa bengkel bahkan menawarkan jasa "remove catcon" dengan janji performa lebih galak. Tapi, apakah benar tenaga mobil bisa naik hanya dengan menghilangkan komponen ini? Mari kita kupas secara objektif.
Catalytic converter adalah komponen pada sistem pembuangan yang bertugas mengurangi emisi berbahaya. Di dalamnya terdapat sarang keramik dengan lapisan logam mulia (platinum, palladium, rhodium) yang membersihkan gas buang sebelum dilepas ke udara. Karena strukturnya yang rapat, banyak yang percaya bahwa catalytic converter menahan aliran gas buang sehingga mesin sedikit “tercekik”. Benarkah demikian? Sebagian benar, tapi tidak sesederhana itu.
Pada beberapa mobil, terutama yang sudah lama atau catalytic converternya mulai tersumbat, melepas komponen ini dapat membuat aliran gas buang lebih lancar. Hasilnya throttle response lebih cepat, mesin terasa lebih enteng pada RPM tengah, dan potensi penambahan tenaga 1–3% (biasanya tidak signifikan). Namun pada mobil modern dengan mesin small turbo, efeknya malah tidak terlalu terasa karena ECU sudah diatur untuk mengoptimalkan tekanan gas buang.
Pada mobil yang memiliki ECU modern saat catcon dilepas, sensor O2 (oxygen sensor) bisa membaca nilai yang tidak normal. Akibatnya check engine menyala, campuran bensin menjadi terlalu kurus/boros, dan mobil berpotensi hilang tenaga karena ECU masuk mode aman (limp mode). Beberapa orang mengakalinya dengan O2 simulator atau reflash ECU, tapi tetap ada resikonya.
Ini bagian terpenting. Catalytic converter bukan dipasang untuk gaya-gayaan; fungsinya krusial untuk menjaga udara tetap bersih. Tanpa catcon emisi HC, CO, dan NOx naik berkali-kali lipat, mobil bisa gagal uji emisi, dan di beberapa negara melepas catcon kena denda.
Ko Lung Lung Founder Dokter Mobil Indonesia satu pendapat bahwa melepas catalytic converter akan meningkatkan tenaga mobil. Dengan melepas catcon maka pengeluaran gas buang akan menjadi lebih lancar, namun tetap harus dihitung dengan sesuai dengan mappingan.
Jika hanya lepas catcon tanpa remap biasanya dapat menambah tenaga di rpm bawah dan mengorbankan tenaga di rpm atas yang menjadi ngempos. Jika ingin performa meningkat tanpa merusak sistem emisi atau membuat mesin error, opsi seperti remap ECU atau peningkatan exhaust system jauh lebih aman.
(Ihsan Ramadhana)