Tidur Berdekatan dengan Ponsel, Ancaman Tersembunyi bagi Kesehatan
- by Riki Choyrol Huda
- Editor Aryo Wishnu
- 19 Jan 2026
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kebiasaan tidur berdekatan dengan ponsel masih sering dilakukan oleh banyak orang, terutama untuk mengecek pesan atau media sosial sebelum tidur. Tanpa disadari, kebiasaan ini dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan.
Melansiar dari situs alodokter.com, salah satu bahaya utama tidur dekat dengan ponsel adalah terganggunya kualitas tidur. Cahaya biru yang dipancarkan layar ponsel dapat menghambat produksi hormon melatonin, yaitu hormon yang berperan mengatur rasa kantuk. Akibatnya, seseorang menjadi sulit tertidur dan waktu tidur menjadi lebih singkat.
Selain itu, paparan notifikasi dan getaran ponsel di malam hari dapat mengganggu siklus tidur. Meski hanya terbangun sesaat, gangguan ini dapat menghambat fase tidur nyenyak yang penting untuk pemulihan tubuh dan otak. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menyebabkan kelelahan dan menurunnya konsentrasi di siang hari.
Tidur berdekatan dengan ponsel juga dikaitkan dengan paparan radiasi gelombang elektromagnetik. Meskipun masih menjadi perdebatan, sejumlah penelitian menyarankan untuk membatasi paparan tersebut, terutama saat tubuh berada dalam kondisi istirahat. Menjauhkan ponsel dari kepala saat tidur dianggap sebagai langkah pencegahan yang aman.
Untuk mengurangi risiko, masyarakat disarankan membiasakan meletakkan ponsel jauh dari tempat tidur atau mengaktifkan mode senyap sebelum tidur. Dengan kebiasaan sederhana ini, kualitas tidur dapat terjaga dan kesehatan tubuh pun lebih terlindungi.