Perut Buncit pada Pria, Ancaman Serius bagi Kesehatan

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Perut buncit pada pria sering dianggap hanya sebagai masalah penampilan. Padahal, kondisi ini dapat menjadi tanda penumpukan lemak visceral yang berbahaya bagi kesehatan. Lemak yang menumpuk di area perut diketahui berisiko lebih tinggi dibandingkan lemak di bagian tubuh lain.

Salah satu bahaya utama perut buncit adalah meningkatnya risiko penyakit jantung. Lemak visceral dapat memicu peradangan dan meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Akibatnya, pembuluh darah berisiko tersumbat dan memicu serangan jantung maupun stroke.

Selain itu, perut buncit pada pria juga berkaitan erat dengan diabetes tipe 2. Penumpukan lemak di perut dapat menyebabkan resistensi insulin, sehingga kadar gula darah sulit dikendalikan. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menimbulkan komplikasi kesehatan jangka panjang.

Dampak lain yang sering diabaikan adalah penurunan kadar hormon testosteron. Perut buncit dapat mengganggu keseimbangan hormon pria, yang berpengaruh pada stamina, massa otot, hingga kesehatan reproduksi. Kondisi ini juga dapat memicu penurunan kepercayaan diri.

Untuk mencegah dan mengatasi perut buncit, pria dianjurkan menerapkan pola hidup sehat. Mengatur pola makan seimbang, rutin berolahraga, serta mengurangi konsumsi alkohol dan makanan berlemak menjadi langkah penting. Dengan menjaga lingkar perut tetap ideal, risiko penyakit serius dapat ditekan dan kualitas hidup pun meningkat.

Rekomendasi Berita