Mengenal Beragam Jenis Minyak Rem Pada Kendaraan

KBRN, Ternate: Minyak rem harus diganti sesuai dengan penggunaan, bila motor sering digunakan, dan menghadapi medan yang curam dan jalanan yang macet, maka penggantian minyak rem dapat lebih sering.

Selain penting mengetahui tanda minyak rem harus diganti, para pengendara juga harus memahami berbagai macam atau jenis minyak rem yang ada.

Melansir dari laman SDT Brakes Europe, terdapat beberapa jenis minyak rem, mulai dari DOT 3, DOT 4, DOT 5, dan DOT 5.1, yang masing-masing memiliki keunggulannya sendiri.

DOT 3, titik didih pada minyak rem ini paling rendah dengan basis glikol dan menyerap air (higroskopis) serta cocok untuk penggunaan harian di kota dengan intensitas pengereman rendah.

Minyak rem DOT 3 juga mudah ditemukan walaupun kelemahannya di performa yang menurun saat cuaca panas ekstrim dan dapat merusak cat dan karet.

DOT 4, titik didih yang lebih tinggi, lebih tahan terhadap suhu tinggi, serta cocok untuk kendaraan modern, touring, atau jalan dominan menurun.

Namun harganya cenderung mahal, dapat merusakn cat dan karet, serta lebih mudah korosi jika tidak dianti secara rutin.

DOT 5, bahan berbasis silikon sangat tahan dengan suhu ekstrem, dan cocok dengan kendaraan performa tinggi atau khusus untuk balapan.

Kelemahannya tidak higroskopis, tidak bisa dicampur dengan DOT 3 atau DOT 4, dan penggunaannya sangat spesifik.

DOT 5.1, titik didih sangat tinggi, dan berbahan berbasis glikol, dapat dicampur dengan DOT 3 dan DOT 4. Sangat direkomendasikan untuk cuaca ekstrem, olahraga, dan penggunaan dengan performa tinggi.


Rekomendasi Berita