Film ‘Titip Bunda di Surga-Mu’ Angkat Konflik Keluarga
- by Mosita
- Editor Rini Hairani
- 15 Jan 2026
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Film ‘Titip Bunda di Surga-Mu’ yang dijadwalkan tayang pada 26 Februari 2026 mendatang mengangkat tema konflik keluarga. Film ini disutradarai oleh Hanny R. Saputra dan diproduseri Dono Indarto yang juga sekaligus penulis cerita bersama Zoya Vidyanta.
Cerita film berfokus pada tiga kakak beradik yang nekat mengambil simpanan ibunya dan beranggapan hanya mengambil jatah warisan. Namun, tindakan tersebut memicu luka batin mendalam dan membuka rahasia besar dalam hubungan keluarga mereka yang sudah disembunyikan.
Meriam Bellina yang memerankan sosok ibu yang terpuruk namun tetap menyimpan harapan besar bagi anak-anaknya dalam kehidupan mereka. Ia mengatakan memerankan seorang ibu selalu membuatnya menarik nafas, antara perasaan lega ataupun perasaan berat.
Menurutnya, film ini menceritakan tentang komunikasi yang terlantar dalam hubungan keluarga semenjak anak-anak beranjak dewasa. “Komunikasi is the most important thing (yang paling penting),” katanya dalam konferensi pers di XXI Metropole, Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026.
Kemudian film ini diperkuat dengan kehadiran tokoh ayah yang diperankan oleh Ikang Fawzi yang setelah sekian lama tidak bermain film. Ia berperan sebagai suami yang sangat mencintai istrinya dan membangun keluarga dengan penuh konsekuensi moral emosional tanggung jawab.
“Dia (Akbar) sangat cinta sekali terhadap istrinya. Karena memang istrinya sangat layak untuk dicintai sepenuh hati,” katanya.
Peran tersebut membuatnya yakin kembali bermain film panjang karena cerita keluarga ini sangat mungkin terjadi dengan keluarga manapun. Menurutnya film ini memberikan suatu pengalaman yang datang dari masalah anak-anaknya, yang bahkan tidak terpikirkan akan terjadi.
“Disitu problemnya yang luar biasa. Itu sangat menarik sekali. Yang aku pikir begitu setelah baca skenario ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, tokoh sederhana seperti Akbar ini menjadi tokoh penting karena harus bertindak tegas dalam keluarga mereka. “Sehingga kita yakin sekali terhadap apa yang kita bangun, keluar ini akan menjadi baik dan aman,” ucapnya. (Edelweis Davina Muchtar)