Disperindagkop UKM Kobar Perkuat Sinergi Strategis DPRD Seruyan

RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan melaksanakan kunjungan kerja dan

sharing program atau berbagi pengalaman dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Selasa (13/1/2026). Pertemuan yang digelar di aula kantor UMKM Disperindagkop UKM tersebut membahas salah satunya penguatan tata kelola koperasi melalui pendampingan berkelanjutan

Dihadiri Ketua Komisi C DPRD Seruyan Rubianto, Sekretaris Komisi C M. Elmi Setiawan, anggota Komisi C, selaku tuan rumah Disperindagkop UKM Kobar diwakili Kepala Dinas Fitriyana dan Kepala Bidang Koperasi Mulyadi. Salah satu fokus utama pertemuan adalah berbagi pengalaman tentang pelaksanaan dan pembinaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Ketua Komisi C DPRD Seruyan Rubianto menekankan pentingnya penguatan tata kelola koperasi melalui pendampingan berkelanjutan. "Program Koperasi Merah Putih harus didukung dengan manajemen yang baik dan pengawasan yang jelas agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat desa dan kelurahan," ujar Rubianto.

BACA JUGA 'Kick-off' Bupati Cup: Langkah Awal Kobar Sambut Porprov

Selain itu, Komisi C juga membahas pengawasan ketenagakerjaan, khususnya terkait tenaga kerja lokal, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengupahan, sistem

outsourcing, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, serta program transmigrasi. Rubianto menegaskan perlunya pengawasan terpadu.

"Perlindungan tenaga kerja harus menjadi prioritas, mulai dari pemenuhan hak upah, jaminan sosial, hingga penerapan K3 di lapangan," ia menegaskan.

Topik lain yang turut dibahas adalah persiapan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Kalimantan Tengah. Disperindagkop UKM

Kobar menyampaikan kesiapan mendukung kegiatan tersebut, khususnya dalam pemberdayaan UMKM lokal.

Kepala Disperindagkop UKM Kobar Fitriyana menyatakan, "Porprov menjadi momentum strategis untuk menggerakkan UMKM dan sektor perdagangan agar ekonomi lokal ikut tumbuh seiring penyelenggaraan

event olahraga."

Pertemuan juga membahas sinkronisasi program pengawasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026. Sekretaris Komisi C M. Elmi Setiawan menekankan pentingnya keselarasan perencanaan dan pengawasan.

"Sinkronisasi sejak awal diperlukan agar program yang dibiayai APBD 2026 tepat sasaran, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan," Elmi mengakhiri.

Rekomendasi Berita