Mengenal Hipersomnia Gangguan Tidur dengan Kantuk Berlebihan

RRI.CO.ID, Manokwari - Hipersomnia adalah gangguan tidur yang ditandai dengan rasa kantuk berlebihan di siang hari meskipun seseorang telah tidur cukup atau bahkan terlalu lama pada malam hari. Dilansir dari Cleveland Clinic, penderita hipersomnia sering merasa sulit untuk tetap terjaga dan dapat tertidur berulang kali dalam situasi yang seharusnya membutuhkan kewaspadaan, seperti saat bekerja atau belajar.

Gangguan ini berbeda dengan kelelahan biasa akibat kurang tidur. Pada hipersomnia, rasa kantuk tetap muncul secara konsisten dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Penderita juga sering merasa tidak segar setelah bangun tidur, meskipun durasi tidurnya panjang, sehingga kualitas hidup dapat menurun secara signifikan.

Penyebab hipersomnia cukup beragam. Beberapa faktor yang dapat memicu kondisi ini antara lain gangguan pada sistem saraf pusat, depresi, sleep apnea, narkolepsi, serta efek samping obat-obatan tertentu. Selain itu, kebiasaan tidur yang tidak teratur dan stres berkepanjangan juga dapat memperburuk gejala hipersomnia.

Gejala utama hipersomnia adalah rasa kantuk ekstrem di siang hari, sulit bangun tidur, serta keinginan tidur siang yang berlebihan. Pada beberapa kasus, penderita juga mengalami gangguan konsentrasi, penurunan daya ingat, dan perubahan suasana hati seperti mudah marah atau cemas akibat kurangnya kualitas tidur yang baik.

Penanganan hipersomnia tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Dokter biasanya akan melakukan evaluasi pola tidur, pemeriksaan medis, serta tes tidur bila diperlukan. Terapi dapat berupa pengaturan jadwal tidur, perubahan gaya hidup, pengobatan medis, hingga penanganan kondisi lain yang menjadi pemicu hipersomnia.

Mengenali hipersomnia sejak dini sangat penting agar tidak mengganggu produktivitas dan keselamatan, terutama saat melakukan aktivitas yang membutuhkan fokus tinggi. Dengan penanganan yang tepat, penderita hipersomnia dapat mengelola gejala dan meningkatkan kualitas hidup secara bertahap.

Rekomendasi Berita